Jimmi D.Ijie Pilih Dukung Pasangan Karel M – Yance W

PDIP saat menggelar rapat dihotel Mariat kota Sorong.
PDIP saat menggelar rapat dihotel Mariat kota Sorong.

Lensapapua–   Jelang Pilkada Maybrat, Kader PDI Perjuangan, Demianus Jimmy Ijie lebih memilih mendukung Pasangan Karel Murafer-Yance Way yang tidak mendapat rekomendasi dari DPP PDI Perjuangan.

Pilihan Politik menjelang pemilu kepala daerah sejatinya merupakan pilihan bebas bagi masyarakat secara luas, mengingat masyarakat jugalah yang mempunyai hak suara menentukan siapa sosok kepala daerah yang diyakini mampu memimpin daerah selama 5 tahun kedepan.

Namun demikian terkadang pilihan figur oleh partai politik pengusung tidak sejalan dengan kader partai, sebagai contoh kader PDI Perjuangan, Demianus Jimmy Ijie yang memberikan dukungan politiknya kepada pasangan Karel Murafer – Yance Way daripada mendukung Bernard Sagrim – Paskalis Kocu yang mendapat rekomendasi dukungan DPP PDI Perjuangan.

Demianus Jimmy Ijie mengatakan pilihan politiknya mendukung Karel bukan karena ada ikatan kekeluargaan antara Karel Murafer dan Jimmy Ijie.

Namun penilaian secara objektif setelah melihat pengabdian dan dedikasi Karel membangun kabupaten Maybrat, sehingga tidak salah jika memberikan kesempatan kepada Karel memimpin Maybrat kembali.

Tidak hanya itu, Karel juga dikenal objektif dalam menampatkan pejabat yang mewakili unsur 3 A, yakni Ayamaru, Aitinyo, dan Aifat.

“Saya bukan seorang yang setuju dengan nepotisme, saya memilih mendukung Karel Murafer dan Yance Way bukan karena ada ikatan kekeluargaan dengan karel Murafer, saya menilai Figur Karel selama dua setengah tahun punya dedikasi dan pengabdian membangun Maybrat dengan penuh luar biasa.

Sehingga sangat tepat jika kita dukung Karel kembali sebagai Bupati Maybrat, selain itu dalam membangun Maybrat perlu keterlibatan semua unsur 3A, yakni Ayamaru, Aitinyo, dan Aifat” tegas Jimmy Ijie, Jum’at (27/1/2017).

Jimmy Ijie juga menegaskan tidak takut dengan teguran atau sangsi apapun dari DPP PDI Perjuangan, karena dirinya berkeyakinan berada pada posisi yang tepat.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, menegaskan akan memberikan sangsi tegas jika mendapati Kader tidak mematuhi aturan terutama dalam mendukung Calon Kepala Daerah yang diusung Partai.

Ancaman tegas atas ketidak patuhan kader partai dalam memberikan dukungan politik terhadap figur calon kepala daerah yang didukung DPP PDI Perjuangan sebagai sebuat instruksi akan diberikan kepada siapapun kader yang tidak mematuhi instruksi tegas tersebut. Mengingat, figur calon kepala daerah yang diusung, dan direkomendasikan telah melalui proses panjang, bahkan telah mengikuti pendidikan sekolah partai.

Ditegaskan Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristianto, tidak akan pandang buluh dalam memberikan sangsi, mengingat apa yang sudah menjadi keputusan partai merupakan keputusan resmi dan mengikat semua kader partai untuk dilaksanakan.

“Saya juga ditugasi Ketua Umum, Ibu Megawati, untuk melakukan evaluasi terhadap kader, pengurus dan petugas partai, yang tidak mematuhi keputusan partai akan kita beri sangsi tegas hingga pemecatan, dan perlu saya pertegas hingga saat ini telah ada 7 kader yang dipecat karena tidak melaksanakan keputusan partai, terutama kaitan dengan pelaksanaan pemilu kepala daerah” tegas Hasto Kristianto, saat ditemui Jum’at (27/1/2017) di Sorong.

Hasto juga menegaskan agar semua pengurus dan petugas partai memberikan dukungan maksimal memenangkan figur calon kepala daerah yang telah diusung PDIPPerjuangan yang telah berjalan sesuai dengan mekanisme yang berlaku.(kho/red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.