Diresmikan Gubernur, KTL Pro Mansinam Resmi Beroperasi Di Papua Barat

Lensapapua, Program Kawasan Tertib Lalu Lintas dan Protokol Kesehatan (KTL PRO) Mansinam diresmikan Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan di Manokwari, Rabu (16/6/2021).

Peresmian ini diikuti secara virtual oleh seluruh Polres di wilayah hukum Polda Papua Barat.

KTL Pro Mansinam secara serentak dilaksanakan di 1 kota dan 8 kabupaten di provinsi Papua Barat, antara lain Kota Sorong, Kabupaten Sorong, Manokwari, Kaimana, Fakfak, Bintuni, Wondama, Raja Ampat, dan Kabupaten Sorong Selatan.

Pada tahap awal, pelaksanaan Program KTL Pro Mansinam ini dimulai dalam 3 tahap yakni, sosialisasi selama bulan Juni-Juli 2021, Juli-Agustus merupakan tahap sosialisasi sekaligus penindakan pelanggar.

Kapolda Papua Barat Irjen Pol DR Tornagogo Sihombing dalam sambutannya mengatakan, lalu lintas di suatu daerah atau negara menjadi ‘etalase’ daerah atau negara tersebut.

“Dari tingkat kesadaran berlalu lintas dapat dilihat tingkat kedisiplinan warganya, patuh atau tidak terhadap peraturan yang berlaku, khususnya dalam berkendara dan berlaku lintas” kata Sihombing.

Wakil Bupati Sorong, Suka Harjono ketika melakukan pengguntingan pita sebagai tanda peresmian Pos KTL Pro Mansinam di Aimas, Kabupaten Sorong. Dok/red
Wakil Bupati Sorong, Suka Harjono ketika melakukan pengguntingan pita sebagai tanda peresmian Pos KTL Pro Mansinam di Aimas, Kabupaten Sorong. Dok/red

Khusus di Polres Sorong, program KTL Pro Mansinam mengambil titik Kilometer 18,5 hingga Kilometer 19,5 jalan Sorong-Klamono atau sepanjang 1 kilometer.

Bertepatan di area Pos Lantas Alun-alun Aimas juga telah didirikan pos khusus untuk satgas Covid 19.

Nantinya pelaksanaan program ini melibatkan sejumlah lembaga terkait antara lain, Polantas Red Sorong, Satgas Covid 19 Kabupaten Sorong, Satpol PP, TNI, Dinas Perhubungan Kabupaten Sorong. red

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.