8 Hakim Sepakat Tolak Gugatan Paslon Walikota Sorong Amos-Nurjannah

banner 120x600
banner 468x60

Lensapapua–  Sebanyak 8 orang Hakim Mahkamah Konstitusi bersepakat menolak gugatan Bakal Calon Walikota, Amos Watori – Nurjannah atas pelaksanaan Pilkada Kota Sorong.

Majelis Hakim Mahkamah Konstitusi yang memimpin sidang sengketa pemilu kepala daerah kota Sorong tahun 2017 secara lugas menolak gugatan pasangan bakal calon walikota sorong, Amos Watori – Nurjannah karena tidak memenuhi unsur legal standing atas gugatan yang diajukan.

banner 325x300

Yance Salambauw, Penasihat Hukum pasangan calon walikota sorong, Lambert Jitmau – Pahima Iskandar, mengatakan keputusan MK sudah sesuai dengan eksepsi yang diajukan saat sidang pertama, mengingat sidang gugatan MK hanya akan memproses sengketa pilkada pasangan calon yang ditetapkan KPUD. sementara pasangan Amanah bukan merupakan pasangan calon melainkan baru sebatas bakal calon.

“Ya ditolak, yang diakomodir sesuai ketentuan itu itu harus pasangan calon yang ditetapkan KPUD kota sorong, sedangkan amanah kan baru bakal calon” tegas Yance Salambauw saat dihubungi, Selasa (4/4/2017) via telepon selularnya.

Dalam peraturan KPU disebutkan, setelah KPUD menerima putusan MK, KPUD segera melakukan pleno penetapan pasangan calon kepala daerah terpilih untuk kemudian diajukan untuk mendapatkan SK dari Kementerian dalam negeri dan kemudian melantik pasangan Lambert Jitmau- Pahima Iskandar sebagai Walikota dan Wakil Walikota Sorong periode 2017-2022. (yud/red)

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.