Wakil Bupati Sorong Pimpin Rapat Koordinasi Bersama Tim BPK-RI Perwakilan Papua Barat

Lensapapua-  Wakil Bupati Sorong, Suko Harjono, S.Sos. M.Si., pimpin rapat koordinasi dengan tim BPK-RI Perwakilan provinsi Papua Barat yang dihadiri pimpinan OPD se Kabupaten Sorong terkait penyampaian data/dokumen asset dan keuangan terperinci dari masing-masing OPD. Kegiatan ini berlangsung diaula Bappeda Kabupaten Sorong, Senin (15-4/19)

 

Dalam arahan yang disampaikan wakil bupati, meminta kepada seluruh pimpinan OPD agar dapat berkoordinasi dengan para staf atau menunjuk salah satu staf untuk mengelola data asset maupun data/dokumen keuangan dari masing-masing OPD, sehingga didalam menyampaikan laporan ke BPKAD tidak lagi mengalami kendala.

 

Hal ini kata wakil bupati sangat penting sekali, mengingat beberapa waktu lalu tim BPK-RI Perwakilan Papua Barat telah melakukan pemeriksaan terhadap pengelolaan keuangan pemerintah daerah Kabupaten Sorong tahun 2018, sehingga jika data/ dokumen dari masing-masing OPD tersebut tidak segera disampaikan, maka akan menjadi kendala didalam meraih predikat terbaik. Ujarnya.

 

Lanjut wakil bupati, dari 6 OPD yang belum rampung menyampaikan laporannya, tentu akan ditinjau kembali, apa kendala sebenarnya, apakah karena peralihan mutasi/rotasi  jabatan atau ada hal-hal lain. Jika dikarenakan rotasi jabatan, maka harus ada serahterima jabatan dan serahterima seluruh dokumen, supaya tidak menimbulkan persoalan bagi pejabat yang baru.

 

Termasuk Bappeda sebagai pusat data, kata wakil bupati, kebetulan saat ini pimpinan dan sekretaris Bappeda sedang dalam keadaan sakit, sehingga dari masing-masing bidang yang ada masih kesulitan menyampaikan laporannya kepada pimpinan, selain itu kata wakil bupati, hingga saat ini pemerintah belum melakukan analisis jabatan, untuk menempati posisi sekretaris di Bappeda, sehingga penyajian data, pengendalian perencanaan di Bapppeda  kedepan bisa lebih cepat dan akurat. Beber wakil bupati.

 

Ditambahkan wakil bupati, dari 6 OPD ini dipastikan tidak akan menghambat proses pemeriksaan tim BPK-RI Perwakilan Papua Barat, karena pada sidang LKPJ beberapa waktu lalu, semua materi sudah disampaikan kepada pihak legislative, sesuai hasil pemeriksaan BPK beberapa waktu lalu. hanya saja ada sedikit data yang masih dalam proses pengumpulan dari masing-masing OPD.

 

Oleh sebab itu, diharapkan kepada seluruh OPD untuk dapat lebih konfrehensif dalam memberikan keterangan atau data dokumen yang lebih terperinci, sehingga predikat yang kita raih selama 5 kali berturut-turut bisa kita raih lagi. Pungkas wakil bupati.  red

 

 

 

 

 

 

 

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.