TNI/Polri Siap Amankan PSU Di Moyeba

 

Kapolres Teluk Bintuni AKBP Hary Supriono. Dok/red
Kapolres Teluk Bintuni AKBP Hary Supriono. Dok/red

Lensa Papua-Bintuni, Kapolres Teluk Bintuni AKBP Hary Supriono mengatakan, pihaknya siap mengamankan pemungutan suara ulang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) Bupati/Wakil Bupati di Kampung Moyeba, Distrik Moskona Utara.

Kapolres menegaskan pihaknya akan bertanggung jawab penuh untuk membantu mengamankan wilayah pemilihan. Gabungan TNI, Polri dan jajaran kemitraan terkait berkomitmen menjaga stabilitas kamtibmas di Kabupaten Teluk Bintuni. Hal itu ditegaskannya kepada wartawan di Kantor KPU Teluk Bintuni Jumat (11/3).

“Dalam mengamankan jalannya pemungutan suara ulang agar berjalan tertib dan aspirasi masyarakat dapat tersalurkan dengan baik, kami telah dengan tegas siapkan anggota yang nantinya terlibat dalam pengamanan tersebut. Baik pihak Kepolisian sendiri, tim gabungan Brimob dan TNI yang juga di perbantukan sepenuhnya telah lengkap dan siap,”Ujarnya

Guna memperkuat ketahanan dan cara penanganan terkait PSU moyeba, pihak kemanan telah berhasil melakukan gelar simulasi penanganan unjuk rasa terkait pemilihan ulang yang akan dilaksanakan di TPS 01 Moyeba, Distrik Moskona Utara Kabupaten Teluk Bintuni pada Sabtu (19/03) mendatang.

Selain untuk menjaga keamanan selama PSU di Moyeba, Kapolres juga berharap hasil latihan dapat diterapkan dalam penanganan kamtibmas di sseluruh wilayah Kabupaten teluk Bintuni.

“Ini bukan sekedar pelatihan semata, namun mengajarkan aparat tentang bagaimana bisa melakukan tugas dan tanggung jawab sesuai dengan harapan masyarakat setempat,” harap Hary Supriono.

“Apa yang telah disepakati terkait pengamanan terus kami kordinasikan. Baik potensi anarkis dan lainnya harus dapat dicegah. Yang penting komunikasi tetap jalan. Sukses kegiatan PSU Moyeba menjadi tanggung jawab semua lemen, terutama aparat kemanan dan masyarakat,” paparnya.

Hary menghimbau masyarakat Teluk Bintuni, untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban. Meski gejolak belum terlihat, namun masyarakat harus terus waspada. Dan tetap melakukan aktivitas sehari-hari secara normal. “Jangan terpengaruh isu yang tidak benar. Kepala boleh panas namun hati musti tetap dingin,“ tandasnya. ian

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.