Tingkatkan PAD Papua Barat Melalui Penerapan Alat Perekam Pajak Online

Lensapapua-  Terkait kegiatan rapat Monitoring dan Evaluasi Pendapatan, yang dilaksanakan untuk 4 daerah potensial yaitu, Kabupaten Sorong, Kota Sorong, Raja Ampat dan Kabupaten Manokwari, saat ini tujuan kami adalah untuk melakukan Monev ( Monitoring dan Evaluasi) pendapatan daerah, atau optimalisasi pendapatan pajak daerah. Yang difokuskan pada 4 mata pajak, yakni pajak Hotel, Restoran, Hiburan dan pajak Parkir.

 

Kata Adliyansyah Nasution, alias Choki ( sapaan akrabnya-red ) kepala Koordinator Wilayah ( Korwil ) 8 Korsub KPK, yang membawahi 6 provinsi yakni, Papua, Papua Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat dan Utara. Diruang pola kantor bupati Kabupaten Sorong, Senin (18/11)

Choki Nasution.

Lanjut dikatakan Choki, keempat mata pajak ini, pemungutan pajaknya harus menggunakan alat yaitu alat rekam pajak Online yang disediakan oleh pihak Bank Papua. Jadi Pemda tidak perlu mengeluarkan anggaran untuk membeli alat tersebut, kata Choki.

 

Dengan penerapan alat perekam pajak Online ini, tentunya dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah ( PAD ) contoh Kabupaten Manokwari yang kita jadikan sebagai pilot Projec, sejak menggunakan alat rekam pajak Online, realisasi penerimaan  pajaknya meningkat cukup signifikan hingga 200 persen, ungkap Choki.

 

Menurut Choki, kebocoran pajak yang selama ini mungkin dianggab sebagai bagian dari indikasi korupsi, tetapi pada prinsipnya keempat daerah ini harus mengikuti aturan atau menggunakan alat tersebut, karena output dari pertemuan saat ini mengarah pada peningkatan PAD yang selama ini cenderung belum dilakukan secara baik dan benar. Kata Choki.

 

 

 

 

 

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.