banner 728x250

Sosialisasi Pembangunan Jaringan Gas Bumi Untuk Rumah Tangga Tahun 2013

Lensapapua– Secara Nasional  Kementerian Energy dan Sumber Daya Mineral  Republik Indonesia  berkomitmen  akan membangun jaringan pipa Gas Bumi  ke rumah-rumah Masyarakat yang  Daerah nya memiliki  sumber daya Gas bumi. Untuk itu lah Sosialisasi ini dilakukan disini. Ujar  Ir. Isnaini,M.BA. Kasubdit Niaga Migas selaku  Pejabat pembuat Komitmen, Kamis 29/8 di Aimas Sorong.

Sebelum  semua  ini dilakukan  tentu  ada  perencanaan, Setelah perencanaan baru pelaksanaan Konstruksi,pra konstruksi  juga akan diadakan sosialisasi, dan setelah berkisar 80% akan dilaksanakan lagi sosialisasi pada warga agar dapat diketahui  apa kendala-kendala  yang ada dilapangan. pra Konstruksi juga  akan diadakan komisioning untuk pengaliran Gas,yang  membutuhkan waktu 1 minggu,baru lah  dapat di operasikan.Jelasnya.

Secara teknis dijelaskan bahwa  Untuk gas ini tentu sudah di Regulasi/diatur  di MRS nya yang dilakukan di Klalin,  dan diturunkan lagi di Meter nya atau diregulatornya.Baik di kompor sendiri juga ada penurunan sampai 35-40 Mili Bar.jelas ini  sangat rendah. Jelasnya.

Untuk pengoperasian nya sendiri  nanti akan dilakukan oleh Badan Usaha Milik Negara(BUMN)  seperti Pertamina, yang akan  bekerja sama dengan Badan Usaha Milik Daerah.

Ditarget kan setiap Kabupaten sekitar 4.000 rumah yang akan disambungkan.target untuk penyambungan tahun ini di taksir berakhir sampai desember 2013.kemudian akan dilakukan perjanjian jual beli gas dengan produsen gas seperti PetroChina.selanjut nya akan ada perjanjian dari  PetroChina dengan Operator dan tentu akan memakan waktu .dan setelah itu akan ditunjuk Operatornya.

Seperti yang sudah dipasang di Bontang,Sidoarjo,Depok,Bekasi, sampai saat ini belum pernah ada kejadian yang meledak.karena pipa ini sudah di tes,dan ditanam  dengan ukuran 1-1,5 meter dibawah tanah, tidak terjadi korosi,dan tidak akan  pecah.Tegasnya.

Untuk pemakaian dalam rumahtangga paling besar berkisar 15mmk.yang bila dirupiahkan bisa sekitar 40-60 ribu rupiah. Maka dibandingkan dengan elpiji, Gas Bumi ini jauh lebih Ekonomis.

Diharapkan agar perjanjian jual beli Gas tersebut dapat berjalan dengan lancar.Serta sangat diharapkan partisipasi dan dukungan dari seluruh Masyarakat agar pembangunan jaringan dapat berjalan dengan lancar.serta Masyarakat dapat menikmati sumber Energy yang lebih Ekonomis,aman dan bersih.Pungkasnya. (Red)

 

Exit mobile version