Sokong Pertumbuhan Usaha Mikro Rakyat BRI Bintuni Alokasikan Dana 40 Milyar

Adi Budiman Prakoso. Kacab BRI Bintuni.

Lensapapua Bintuni  – Kepala Cabang BRI Bintuni, Adi Budiman Prakoso, mengemukakan, pihaknya telah  mengalokasikan dana 40 milyar tahun 2016 melalui program kredit usaha rakyat, sesuai target BRI untuk dapat mencakup dan menyongkong pertumbuhan mikro usaha rakyat menengah kebawah lebih berkembang. Sabtu (14/2)

Adi mengakui, melalui beberapa pencapaian target di tahun 2016 dari BUMN melalui jasa Perbankkan akan tetap di pertahankan dan lebih di tingkatkan lagi di tahun berjalan. Menurutnya banyak program pemerintah yang tentunya harus di dukung melalui sinergitas dan dukungan untuk mewujudkan pembangunan dan pertumbuhan perkonomian yang lebih maju.

“Pencapaian yang sudah ada akan kami tingkatkan. dan yang belum berjalan baik akan di benahi. Tujuannya agar apa yang di salurkan pemerintah melalui perbankkan BUMN akan berjalan baik dan prioritas – prioritas pencapaian kinerja dapat lebih meningkatkan target membantu mengembangkan jasa usaha masyarakat, khususnya di Teluk Bintuni sendiri, “ujarnya

Lanjutnya, melalui penyaluran kredit usaha rakyat, serta melalui program kerja BRI khususnya di Bintuni menjadi focus untuk di tahun 2016 . pasalnya jika dikembangkan dan dikelola secara baik, maka dipastikan nilai perekonomian masyarakat akan sepenuhnya di rasakan dan dinikmati secara baik, jika pengelolaannya di kelola secara baik, tentunya melalui dasar ketentuan syarat perbankkan yang berlaku.

“ Melalui alokasi pendanaan tersebut untuk usaha yang konteksnya merupakan dana kredit guna usaha yang lebih produktif dan tentunya melalui proses selektif kepada peningkatan usaha – usaha yang produktif, serta dapat berdampak pada peningkatan usaha rakyat tersebut,”jelasnya

Sehingga melalui dorongan dan sinergitas kemitraan yang terbangun, Diharapkan dapat memaksimalkan pencakupan dan peningkatan usaha rakyat dalam rangkaian mata rantai dan pelaku usaha bisnis, guna meningkatkan perbaikan mutu dan kualitas usaha yang di jalankan secara nyata, sehat dan berproduktif secara baik dan professional, khususnya di wilayah pengembangan mikro usaha Kabupaten Teluk Bintuni. Ungkapnya. (ian/Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.