Pemkab Sorong Dukung Investor China Tanam Investasi Di Katapop Pantai

saat rapat bersama Investor China

Lensapapua- Wakil Bupati Sorong Suko Hardjono, S.Sos, M.Si mengatakan, masuknya investor untuk berinvestasi di daerah diharapkan akan berpengaruh pada masalah ekonomi, sementara pembangunan di suatu daerah sangat ditentukan dalam tiga hal, yakni  masyarakat, pemerintah,dan investor.

Wakil Bupati Suka Hardjono mengemukakan hal tersebut, usai memimpin rapat bersama instansi terkait dengan salah satu investor asal China. “Investor tersebut, akan berinvestasi di bidang perikanan di wilayah Katapop Pantai Distrik Salawati, dalam waktu dekat ini,” ujarnya, Jumat (12/9).

Ketiga hal itu harus bersatu padu dan saling bersinergi. Rakyat mendukung, pemerintah daerah memberi pelayanan perizinannya dengan baik, maka pihak investor akan tenang dalam melakukan aktivitasnya.

“Keuntungan lain bahwa masyarakat setempat bisa sebagai tenaga kerja, otomatis ekonomi mereka juga akan membaik, Maka saya cenderung mendukung untuk bagaimana duduk bersama agar para investor bisa tenang, bahkan bisa memberikan dampak pertumbuhan ekonomi yang ada di Kabupaten Sorong,” katanya.

Hal tersebut, dengan catatan tentu harus terlepas dari berbagai permasalahan, baik permasalahan adat dan lain sebagainya harus kita dukung dengan baik oleh semua komponen terkait.

Sehingga investasi itu akan berdampak positif dengan dibukanya lapangan kerja baru serta bisa mengatasi pengangguran. Dengan demikian rakyat tenang dan tak akan terjadi pencurian ke sana kemari, katanya.

Intinya, harus melalui regulasi yang benar dan MoU juga  yang benar pula dalam melaksanakannya, sehingga tidak saling dirugikan  dan harus sama-sama saling menguntungkan.

“Artinya, dari pihak investor cari untung maka rakyat harus diuntungkan juga, sehingga tercipta suatu kondisi pertumbuhan ekonomi yang baik pula dalam meningkatkan PAD pemda itu sendiri,” katanya.

Semuanya itu perlu adanya berbagai konsep pendekatan atau pemahaman dan penanaman suatu pemikiran yang positif jangka panjang, dan bukan jangka pendek.

“Jika hanya jangka pendek saja diberi uang sebesar apapun dalam kurun waktu beberapa bulan saja uang tersebut langsung selesai, tapi kalau jangka panjang adalah kesinambungan  dari keturunan anak cucu kita ke depan,” katanya.

Konsep pemahaman seperti ini yang harus kita pikirkan bersama. Jika hari ini diberi uang segudang pun kalau tidak dimanfaatkan dengan baik atau adanya  suatu konsep managerial  yang  baik, maka akan habis begitu saja.

“Jika mulai sekarang kita lakukan dengan baik maka ke depan, saya yakin masa depan anak cucu kita akan baik juga,” Katanya. (Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.