Kampus Fakultas Kedokteran Unipa II Akan Diresmikan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan

Lensapapua–  Terkait dengan rencana peresmian kampus Unipa II yang rencananya akan diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI,meskipun dengan kondisi yang belum rampung,Akan tetap kita resmikan.Ujar Rektor Unipa Dr.Suriel Mofu,SPd.Med.M,Phil.

Kita akan nyatakan bahwa diatas tanah ini akan dibangun berbagi Fakultas-Fakultas lainnya yang terkait dengan ilmu Kedokteran.Karena selain Kedokteran umum kita akan kembangkan juga keperawatan,Farmasi,ilmu Gizi dan lain-lain.Kata Suriel.Kamis 10/4.

Direncanakan Kampus Unipa II ini akan memiliki 5 Fakultas,selain itu juga bahwa  program-program study yang ada di Unipa Manokwari akan dikembangkan di Kabupaten Sorong.Pada intinya program yang ada di Unipa Manokwari akan ada juga disini.Bebernya.

Untuk tenaga pengajar Fakultas Kedokteran Unipa II,telah kita persiapkan,beberapa Dosen yang telah diterima lewat jalur calon pegawai negeri sipil (CPNS) tahun lalu sebanyak 6 Orang Dokter,dan telah diangkat sebagai Dosen pengajar.

Juga sejumlah para Dokter dari pemerintah yang akan dipindah tugaskan dari Kementerian Kesehatan ke -Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang dalam hal ini dari Universitas Papua Jayapura sekitar 21 Orang.Terangnya.

Untuk itulah kedatangan Tim dari Universitas Indonesia (UI) ke kampus Unipa II ini dalam rangka  menindak lanjuti pembicaraan terkait persiapan Dosen-Dosen tersebut.Mulai dari persiapan kurikulum sampai dengan persiapan Dosen-Dosen untuk nantinya mengambil alih program perkuliahan atau pendidikan Dokter yang diselenggarakan oleh UI.

Prof. Budiman dari UI

Untuk tahap pertama UI akan selenggarakan 100%, pada tahun kedua UI akan menyelenggarakan 75% dan 25% nya oleh Unipa.Tahun ketiga 50% oleh kami,Tahun ke-empat 75% nya oleh Unipa dan tahun kelima 100% nya dikelola oleh Unipa sekaligus penyerahan dari UI ke Unipa.Karena pada tahun kelima Dosen-Dosen Unipa sudah siap untuk mengambil alih. Bebernya.

Penyerahan 100% kepada pihak Unipa ini dianggab sudah bisa tentu dengan segala kesiapan para Dosen-dosen yang tentunya juga tergantung dengan alokasi Dosen, yang pasti pada saat ini dengan jumlah Dosen yang sudah memadai.Imbuhnya.

Untuk itulah keterlibatan para Dosen ini penting untuk proses penyusunan  kurikulum sehingga tahu dengan pasti, selain yang diajarkan juga harus bisa menyusun kurikulum program pendidikan Dokter. Dengan demikian kita sudah tidak lagi bergantung pada UI,karena kita sudah mampu melakukan pengajaran-pengajaran serta menyusun kurikulum sendiri.Jelasnya. (Red)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.