1 Juni 2019 Belanja Tidak Boleh Gunakan Kantong Plastik, Pemda Biak Launching Inokson

Lensapapua, Biak-   Pada moment upacara Hari kebangkitan Nasional (Harkitnas) Ke-111, Pemerintah Daerah Kabupaten Biak Numfor sekaligus melaksanakan launching penggunaan inokson untuk menggantikan penggunaan kantong plastik di Kabupaten Biak Numfor, Senin (20/5/2019).

 

Bupati Kabupaten Biak Numfor Herry Ario Naap mengatakan launching penggunaan inokson (noken/kantong khas Biak yang dibuat oleh mama mama Biak) ini untuk menekan penggunaan kantong plastik di Biak, serta merupakan program Dinas Lingkungan Hidup sebagai salah satu langkah menekan sampah plastik juga meningkatkan kearifan lokal dari masyarakat maupun kerajinan tangan dari mama mama asli Papua di Biak Numfor.

 

“Ini salah satu program DLH Biak Numfor untuk bagaimana menekan sampah plastik yang cukup banyak, yang harus dipikirkan bagaimana proses pengolahan dan penanggulangan sampah plastik yang ada di Biak Numfor, diluar dari pada itu juga dengan penggunaan inokson bisa memberikan income bagi peningkatan kearifan lokal serta kerajinan tangan mama-mama Papua” Ujar Herry.

 

Herry Menegaskan, sesuai dengan peraturan daerah Kabupaten Biak Numfor tentang pengelolaan sampah maka mulai 1 Juni 2019 seluruh tokoh modern dan pusat perbelanjaan dilarang untuk menyediakan kantong plastik dan dihimbau kepada masyarakat jika berbelanja agar menyediakan atau bawalah kantong inokson atau noken.

 

“Kepada seluruh owner ataupun pengelola toko modern yang ada di Biak Numfor mulai 1 Juni 2019 wajib mengikuti Peraturan Daerah, juga bagi masyarakat supaya dapat mendukung kebijakan tersebut, karena mulai 1 Juni tidak akan tersedia kantong plastik di seluruh toko, jadi gunakan inokson, dengan membeli inokson ini menjadi bagian dari peran kita untuk mendukung budaya lokal Biak dan menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat,” Tegas Bupati.

 

Pemda Biak Numfor akan memberikan sanksi administrasi bagi pelaku usaha ekonomi yang tidak melaksanakan atau mengindahkan Peraturan Daerah tersebut, yaitu penghentian usaha atau pencabutan izin usaha.

 

Selanjutnya pihak Pemda Biak Numfor akan terus melaksanakan pengawasan mengenai penggunaan inokson ini sejak diberlakukan di Kabupaten Biak Numfor pada 1 Juni 2019 nanti.(red/rin)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.