Berita  

Tampilkan Budaya Biak, Festival Biak Munara Wampasi 2024 Resmi di Buka 

Tampilkan Budaya Biak, Festival Biak Munara Wampasi 2024 Resmi di Buka 

banner 120x600
banner 468x60

Lensapapua, Biak – Festival Biak Munara Wampasi (FBMW) 2024 di Kabupaten Biak Numfor resmi dibuka, Senin (01/07/2024), pelaksanaan berbagai kegiatan di pusatkan di Pantai Kasumasa Kampung Samau Distrik Biak Kota dan akan berlangsung dari 1 – 4 Juli 2024.

banner 325x300

Pembukaan ditandai dengan pemukulan Tifa oleh Penjabat Bupati Biak Numfor Sopia Bonsapia didampingi unsur Forkopimda, Pimpinan TNI/Polri, Tokoh masyarakat dan disaksikan oleh seluruh tamu undangan serta masyarakat Biak Numfor yang datang langsung di lokasi pelaksanaan Festival Biak Munara Wampasi.

Dalam kesempatan ini, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Sandiaga Salahuddin Uno sempat menyampaikan dukungannya melalui rekaman suara yang diputarkan sebelum pembukaan FBMW. Ia mengajak masyarakat untuk bisa datang untuk meramaikan pelaksanan FBMW di Kabupaten Biak Numfor.

“Festival ini akan menampilkan berbagai bentuk pagelaran budaya khas biak numfor, mulai dari Snapmor, Apen Bayeran, berbagai Parade, Tour Island hingga pameran ekonomi kreatif dan kuliner, saya harap festival ini bisa menjadi atraksi wisata yang selalu dinantikan dapat meningkatkan kunjungan wisatawan, meningkatkan perekonomian dan membuka peluang usaha dan menciptakan lapangan kerja, ayok datang dan ramaikan,” Ungkapnya.

Selanjutnya Pj Bupati berharap semoga melalui ajang ini tidak hanya sebagai bagian dari pelestarian budaya namun nantinya dapat dijadikan sebagai upaya memperkenalkan budaya Biak ke luar dan sekaligus sebagai daya tarik wisata serta untuk membangkitkan gerakan ekonomi kerakyatan melalui kreativitas dalam menciptakan produk-produk ekonomi kreatif di masyarakat. Selain itu ajang ini juga akan menjadi bagian dari suksesnya pelaksanaan Sail Teluk Cendrawasih (STC) Tahun 2024 yang Rencananya akan digelar Bulan Oktober mendatang.

“Festival yang kita lakukan ini tentunya juga diharapkan menjadi salah satu media dalam pengembangan kreativitas serta karakteristik generasi biak masa depan, paling tidak melalui kegiatan ini kita telah berupaya untuk mempersiapkan sejak dini generasi biak yang mencintai budaya sebagai warisan leluhur dan kekayaan suku bangsa yang bisa eksis, serta memiliki ilmu dalam menjaga adat, harkat, martabat dan budaya biak,”Ujarnya.

Ia berharap semoga komitmen semua dalam melestarikan dan mengembangkan budaya serta semua potensi sektor pariwisata merupakan wujud partisipasi, wujud kebersamaan guna membangun masyarakat Kabupaten Biak Numfor yang bermartabat melalui bidang seni budaya dan pariwisata.

“Kita semua menyadari betapa pentingnya makna kebudayaan dalam rangka memperkokoh jati diri bangsa, jati diri suatu daerah khususnya jati diri biak numfor agar tidak tergerus oleh derasnya arus globalisasi dan modernisasi, untuk itu mari kita jadikan iven seperti ini menjadi bagian yang sangat penting dalam melakukan pembinaan dan pelestarian budaya-budaya daerah secara khususnya lagi budaya di kabupaten biak numfor,”ungkap Pj Bupati.

Ia mengajak untuk semua elemen masyarakat bisa bersama-sama mensukseskan even ini agar benar-benar berjalan dengan sukses, “Kita menjadikan event ini milik masyarakat dan berdampak positif bagi kemajuan daerah dalam wujud peningkatan tujuan wisatawan dan peningkatan investasi sektor pariwisata yang ada di kabupaten biak numfor,” Pungkasnya.

Sementara itu, Kadis Pariwisata Biak Numfor Onny Dangeubun mengatakan penyelenggaraan Event Festival Biak Munara Wampasi telah menjadi iven tahunan yang didasari oleh kekayaan budaya, seni dan kekayaan intelektual Orang Biak yang coba untuk dirawat dilestarikan untuk menjadi legacy bagi pewaris masa depan sehingga FBMW tahun ini mengangkat tema “Membingkai Pesona Merawat Masa Depan”.

“Harapan dari penyelenggaraan festival biak munara wampasi ini merupakan rangkaian dari upaya menjadikan biak numfor sebagai destinasi utama di papua dan menjadi salahsatu destinasi pariwisata prioritas di indonesia,” Ujarnya.

FBMW akan menghadirkan Pesona Kuliner, Pameran UMKM dan menampilkan atraksi budaya tradisonal diantaranya Apen Bayeren atau atraksi berjalan diatas batu panas, atraksi budaya Snap Mor (menangkap ikan secara tradisional di air surut, Parade Tarian Wor dan Yospan, Parade Perahu Adat, Tour Padaido Island serta menampilkan hiburan rakyat.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.