Berita  

Ketua Tzu Chi Huai Papua Susanto Pirono Dikukuhkan Jadi Bapak Asuh Stunting Biak Numfor 

Susanto menyebut empat hal yang harus dimiliki setiap orang dalam hal membantu sesama yaitu Ketulusan, Kejujuran, Keyakinan dan Kebenaran

banner 120x600
banner 468x60

Lensapapua, Biak – Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Huai Papua, Susanto Pirono yang juga merupakan Pengusaha di Kabupaten Biak Numfor turut mengapresiasi Pemerintah melalui BKKBN Provinsi Papua dan DP3AKB Kabupaten Biak Numfor atas komitmen dan dukungan terhadap upaya percepatan penurunan angka stunting di Biak Numfor.

banner 325x300

“Saya rasa kolaborasi dari berbagai pihak itu sangatlah penting, jika kita bersama-sama satukan niat dan tekad saya rasa kita bisa bersama menekan angka stunting di Provinsi Papua terlebih di Kabupaten Biak Numfor,” Ujarnya setelah di kukuhkan menjadi Bapak Asuh Stunting di Kabupaten Biak Numfor oleh Kepala BKKBN Provinsi Papua Drs. Neurius Auparai, M. S dan Pejabat Bupati Biak Sofia Bonsapia, SH., M. Hum di Swisbell Hotel Biak, Senin (06/05/2024).

Menurutnya sebagai sesama manusia tentunya harus saling menolong seperti kerjasama semua stakeholder untuk melihat persoalan stunting ini agar keperluan gizi bagi ibu hamil dan anak-anak semuanya bisa terpenuhi dengan baik.

“Terutama bagi masyarakat yang ada di perkampungan atau pelosok daerah yang kita tahu bersama mereka jauh dari jangkauan kita, sehingga mereka harus diutamakan bagaimana kita bisa turun langsung, kita datang untuk melihat mereka, apa yang sangat dibutuhkan untuk memenuhi gizi disana ya kita bisa bantu,”Kata Susanto.

Ketua Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia Huai Papua, Susanto Pirono

Kegiatan Rembuk Stunting dalam rangka percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Biak Numfor pada hari ini diharapkan dapat menjadi forum strategis untuk membangun komitmen dan dukungan serta keterlibatan lintas sektor, khususnya sebagai Bapak Asuh Stunting yang telah dikukuhkan hari ini bisa terjalin kerjasama yang baik.

“Harus ada niat kalau ada niat pasti ada kekuatan, harus ada sinergitas dari semua lapisan baik swasta dan pemerintah untuk ikut mendukung pencegahan stunting di Biak, jadi kita bisa lakukan dengan kolaborasi artinya kerjasama kita harus ikut membantu jadi kalau lebih banyak orang lagi yang peduli untuk menjaga gizi tentunya akan lebih cepat kita bisa atasi stunting, “Ungkapnya.

Susanto menyebut empat hal yang harus dimiliki setiap orang dalam hal membantu sesama yaitu Ketulusan, Kejujuran, Keyakinan dan Kebenaran, itulah yang menjadi dasar untuk melakukan sesuatu kebaikan bagi sesama manusia sehingga apa yang sudah menjadi niat dan tekat bisa terlaksana dengan baik.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.