DPD BMP RI Papua Barat Daya Tanamkan Wawasan Kebangsaan kepada Pelajar, Perkuat Semangat Nasionalisme Generasi Muda

Lensapapua, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Barisan Merah Putih Republik Indonesia (BMP RI) Provinsi Papua Barat Daya menggelar Sosialisasi dan Pembekalan Wawasan Kebangsaan bagi pelajar Sekolah Menengah Pertama Teologi Kristen (SMPTK) Negeri Sorong dan Sekolah Menengah Teologi Kristen (SMTK) Negeri Sorong di SMTK Negeri Sorong, Jalan Diaspora Mariat Pantai, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Selasa (21/7/2026).

 

Mengusung tema “Menambah Wawasan Kebangsaan untuk Memperkuat Jiwa Nasionalisme Generasi Muda Papua”, kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat karakter pelajar melalui penanaman nilai-nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, serta semangat persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

 

Sekitar 50 pelajar mengikuti kegiatan tersebut bersama para guru pendamping. Hadir pula Kepala SMPTK Negeri Sorong Andriani Depet Buli, M.Pd.K., Kepala SMTK Negeri Sorong Elisabeth, S.PAK., serta narasumber dari kalangan akademisi dan organisasi kemasyarakatan, yakni Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Sorong Dr. Indria Nur, M.Pd.I., Dosen Luar Biasa IAIN Sorong Muh. Irsyah Macap, M.Pd., dan Plt. Ketua DPD BMP RI Papua Barat Daya Joas Saflembolo, A.Kp., S.H., M.AP.

 

Dalam pemaparannya, Plt. Ketua DPD BMP RI Papua Barat Daya Joas Saflembolo menegaskan bahwa wawasan kebangsaan merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi muda yang memiliki kecintaan terhadap tanah air sekaligus mampu menjaga persatuan di tengah keberagaman.

 

Menurutnya, pelajar Papua perlu mempersiapkan diri melalui pendidikan agar mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah tanpa meninggalkan identitas budaya yang menjadi kekayaan bangsa Indonesia.

“Generasi muda harus menjadi pribadi yang mencintai tanah air, menghargai perbedaan, serta menjadikan pendidikan sebagai bekal untuk membangun Papua yang aman, maju, dan sejahtera,” ujarnya.

 

Sementara itu, Dekan Fakultas Tarbiyah IAIN Sorong Dr. Indria Nur menekankan bahwa semangat nasionalisme tidak hanya diwujudkan melalui kecintaan kepada negara, tetapi juga tercermin dalam perilaku sehari-hari.

 

Ia mengajak para pelajar untuk membiasakan sikap disiplin, jujur, bertanggung jawab, menghormati guru dan orang tua, serta menjunjung tinggi toleransi dan menjauhi segala bentuk kekerasan maupun perundungan di lingkungan sekolah.

 

“Karakter yang baik merupakan modal utama bagi generasi muda untuk bersaing sekaligus menjadi agen perubahan bagi Papua dan Indonesia,” katanya.

 

Pada kesempatan yang sama, Muh. Irsyah Macap menyampaikan bahwa identitas sebagai Orang Asli Papua dan warga negara Indonesia merupakan dua hal yang saling melengkapi.

 

Ia mendorong para pelajar untuk terus melestarikan budaya lokal, memperluas wawasan kebangsaan, membangun komunikasi lintas budaya, serta berkontribusi melalui pendidikan, inovasi, dan prestasi.

 

Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang mendapat antusias tinggi dari para peserta. Berbagai pertanyaan yang disampaikan menunjukkan meningkatnya minat pelajar dalam memahami nilai-nilai kebangsaan, toleransi, dan pentingnya menjaga persatuan di tengah keberagaman masyarakat.

 

Melalui kegiatan tersebut, DPD BMP RI Papua Barat Daya berharap dapat memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan dalam membangun karakter generasi muda yang beriman, berintegritas, cinta tanah air, serta memiliki kepedulian terhadap pembangunan daerah dan bangsa.

 

Selain itu, organisasi tersebut menegaskan komitmennya untuk terus melaksanakan program pembinaan wawasan kebangsaan secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan ideologi masyarakat serta meningkatkan daya tangkal generasi muda terhadap paham intoleransi, radikalisme, disinformasi, dan berbagai bentuk provokasi yang berpotensi mengganggu persatuan serta stabilitas keamanan di Papua Barat Daya. red

Share with

Exit mobile version