Polres Biak Numfor Laksanakan Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Matoa 2019

Lensapapua, Biak – Kapolres Biak Numfor AKBP Mada Indra Laksanta, SIK., M.Si pimpin Apel Gelar Pasukan dalam rangka Operasi Patuh Matoa tahun 2019 yang berlangsung di Lapangan Taruna Bhayangkara Polres Biak Numfor, Selasa (24/09/2019).

Bertindak sebagai Perwira Apel, Kasat Lantas Iptu Lamasi, SIP, selaku Komandan Apel Kanit Regident Ipda Suryadi dan diikuti oleh Personil POM TNI Gabungan, Dishub, Sat Pol PP serta Personil Polres Biak Numfor.

Dalam apel dilaksanakan penyematan pita operasi secara simbolis kepada personil gabungan, Sat Lantas, Dishub dan POM TNI sebagai tanda dimulainya pelaksanaan Operasi Patuh Matoa 2019 di Kabupaten Biak Numfor.

Dalam sambutan Kapolda Papua Irjen Pol Drs. Rudolf A. Rodja yang dibacakan oleh Kapolres Biak Numfor mengatakan, pelaksanaan Operasi Patuh Matoa tahun 2019 ini semula dilaksanakan serentak di Indonesia pada tanggal 29 Agustus s/d 11 September 2019, Polda Papua menunda pelaksanaan Ops Patuh Matoa melihat situasi dan kondisi di lapangan, namun Polda Papua tetap melaksanakan Ops Patuh Matoa pada tanggal 24 September 2019 sampai dengan 7 Oktober 2019 dengan mengedepankan persuasif kepada masyarakat.

“Lalu Lintas merupakan urat nadi perekonomian suatu negara, oleh sebab itu pemeliharaan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan Kelancaran (Kamseltibcar) Lantas sangatlah penting dalam menunjang kehidupan berbangsa dan bernegara, maka Kamseltibcar Lantas merupakan suatu cermin keberhasilan dari pembangunan peradaban modern. Oleh sebab itu Polri khususnya Polantas bersama stakeholder dan pemerintah bertanggung jawab untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat terhadap undang-undang nomor 22 tahun 2009 tentang LLAJ, sehingga dianggap perlu adanya Operasi Patuh tahun 2019,” kata AKBP Mada.

Kapolres menyampaikan, amanat Undang-Undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan adalah bagaimana untuk mewujudkan dan memelihara keamanan, keselamatan dan ketertiban serta kelancaran lalu lintas (Kamseltibcar Lantas), meningkatkan kualitas keselamatan dan menurunkan tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas, membangun budaya tertib berlalu lintas, meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik. Keempat poin tersebut merupakan hal yang kompleks dan tidak bisa ditangani oleh Polantas sendiri, melainkan sinergitas antar pemangku kepentingan menjadi sangat mendasar dalam menemukan akar masalah.

“Dengan dilakukannya penegakan hukum berupa teguran terhadap pelanggar maka pelaksanaan Operasi Patuh khususnya di Polda Papua ini diharapkan akan dapat menarik simpatlk masyarakat untuk tertib berlalu lintas serta mendorong tercapainya tujuan yaitu, meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, meminimalisasi pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan lalu lintas serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan terbentuknya opini positif dan citra tertib dalam berlalu lintas,” tutup Kapolres Biak Numfor AKBP Mada Indra Laksanta, SIK.,M.Si.

Usai pelaksanaan Apel Gelar Pasukan dilanjutkan dengan acara Syukuran Hari Lalu lintas Bhayangkara ke 64 tahun 2019.(red/rin)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.