Satgas TMMD ke 100 Gandeng Kemenkes RI, Sosialisasikan Kesehatan Kepada Warga Kp.Iriati.

 

MANOKWARI,– Komandan Distrik Militer (Dandim) 1703 Manokwari Letkol Inf Andi Parulian mengatakan, selain pembangunan fisik yakni pengecoran jalan utama sejauh 400 meter, di Kampung Iriati, Distrik Wasior Kabupaten Teluk Wondama, Satgas TMMD ke -100 TNI juga memperbaiki Puskesmas pembantu, dan pembangunan saluran air. Pada program nonfisik, satgas TMD ke -100, TNI/Polri bersama dukungan pihak terkait  juga melaksanakan sasaran kesehatan kepada warga yakni pengobatan massal, penyuluhan bela negara serta penyuluhan hukum dengan melibatkan Bhabinkamtibmas Polres Teluk Wondama.

“Tujuan TMMD lebih pada upaya membangun kembali semangat gotong royong. Kemanunggalan antara TNI dengan rakyat adalah kekuatan yang sangat besar nilainya,” kata Parulian.

Dandim mengutarakan, program ini dilaksanakan bukan untuk mencari keuntungan. Melainkan upaya untuk membantu pemerintah membangun desa / kampung, serta menanamkan hidup bersih dan sehat kepada masyarakat setempat, sebagai bagian mengoptimalkan menjaga kesehatan diri.

Dimana dukungan program TMMD Ke 100, kali ini menghadirkan perwakilan Kemenkes RI dan Dinas Kesehatan Kabupaten Wondama mengadakan Kegiatan Sosialisasi kesehatan dan pengobatan massal kepada masyarakat Kp. Iriati.

Kegiatan ini menghadirkan Kepala Kampung Iriati, Kepala Puskesmas kesehatan wasior, dan masyarakat setempat. Sosialisasi ini dimaksudkan agar Program kesehatan  akan selalu berjalan lebih baik lagi sesuai target bila semua aspek memahami arti dan pentingnya program kesehatan sejak dini.

Kepala Kampung Iriati Bartolomeus Marani mengakui pihaknya menyambut baik, kegiatan sosialisasi kesehatan kepada warganya, yang dilaksanakan atas kerjasama Kodim 1703/Manokwari dengan perwakilan Kementrian kesehatan RI dalam mendukung rangkaian kegiatan TMMD ke 100 Kodim 1703/Manokwari yaitu program non fisik bidang kesehatan yang menyasar ke masyarakat Kp. Iriati.

“ Kami menyambut baik sosialisasi kesehatan dan pengobatan masal ini bertujuan agar masyarakat mengetahui jenis-jenis  Penyakit Tidak Menular (PTM). Selain itu juga agar masyarakat tahu bagaimana langkah preventifnya sehingga tercipta masyarakat yang sehat dan kuat,” pungkas Marani. (ian)

 

Berita terkait

Leave a Comment