Saturday, 9/12/2017 | 8:03 UTC+9
Lensapapua.com

Gelar TOT, Ombudsman Harap Ada Peningkatan Kapasitas Inovasi.

MANOKWARI, — Ombudsman Perwakilan provinsi Papua Barat, menggelar training of trainer (TOT) yang bertujuan peningkatan kapasitas jejaring dan sahabat Ombudsman RI, agar semakin mengenal dan memahami tugas dan tupoksi dari dan menjadi sahabat Ombudsman. Kegiatan yang diikuti oleh puluhan masyarakat dari berbagai unsur tersebut seperti, Media pers, mahasiswa, LSM dan sebagainya dilangsungkan di Oriestom Hotel Manokwari, sabtu, (2/12/17).

Kepala Perwakilan ORI Papua Barat, Noberthus,SP,M.Hum menuturkan,  kalau pihak Ombudsman sebagai kelembagaan tidak akan bisa bekerja tanpa adanya laporan dan aduan dari masyarakat. Oleh karena itulah pihaknya meminta masyarakat proaktif melaporkan pelayanan publik yang terjadi. Sebab sadarnya masyarakat dalam melakukan pengawasan terhadap pelayanan publik penting untuk semakin digiatkan. TOT kali ini dibagi dalam empat kelompok dalam mengimplementasikan tanggapan inovasi reaksi cepat, efisien, transparan,dan mudah, dalam memahami dan melawan apa yang dimaksudkan dengan maladministrasi.

Terselenggara kegiatan ini juga sebagai kerangka pembinaan peningkatan kapasitas para sobat Ombudsman bersama dapat wajib mengontrol dan mewujudkan capaian fungsi kontrol kepada publik yang benar  dan transparan. Sesuai Tema kegiatan, Siap kawal pelayanan publik di Papua Barat.

” Kita harap kegiatan ini dapat berkesinambungan, sebagai sinergitas bersama untuk membangun kapasitas mewujudkan capaian kinerja ombudsman dan sahabat ombudsman,”Jelas Noberthus.

Melalui TOT juga adalah bagaimana agar pertemuan melalui kegiatan berkala ini sebagai dasar membangun komitmen partisipasi dalam kelanjutannya sobat ombudsman di tingkat nasional pada tanggal 08 – 10 desember 2017 mendatang mewakili provinsi papua barat.

“Harapan ombudsman melalui kegiatan TOT ini adalah mewujudkan, capaian kinerja sobat dan sahabat ombudsman untuk membuat inovasi sebagai mata dan telinga ombudsman serta kesejahteraan masyarakat, dimulai dari lingkungan keluarga masing – masing, tentang bagaimana menjalankan kontrol peran pengawasan publik yang tidak benar, dan laporkan ke Ombudsman,”Tandasnya. (ian)

About

POST YOUR COMMENTS

Your email address will not be published. Required fields are marked *