Managing Director PT. Petro Tekno Apresiasi Pemkab Sorong Dalam Peningkatan SDM Generasi Muda

Managing Director PT. Petro Tekno ( kanan) didampingi Bupati dan Sekda Kabupaten Sorong.

Lensapapua–   Managing Director PT. Petro Tekno, Hendra Pribadi, apresiasi Pemkab Sorong atas penandatangan MoU (kerjasama) dalam peningkatan SDM generasi muda di Kabupaten Sorong. Jumat (06/9)

 

Lanjut dikatakan Hendra, saat ini projek yang dilaksanakan PT. Petro Tekno ada di Kabupaten Teluk Bintuni dan program kami sudah berjalan sejak bulan Juli 2018 lalu, dimana setiap per 3.5 bulan menghasilkan 100 siswa yang siap bekerja dengan sertifikasi nasional dan Internasional. Ungkap Hendra.

 

Dalam memberikan pembimbingan atau pengeduasian kepada para siswa, kami sesuaikan dengan industri yang ada didaerah setempat. Seperti teluk Bintuni dengan industri Migasnya, kemudian saat ini sedang berjalan pembangunan proyek konstruksi Tangguh LNG train 3.

 

Lanjut Hendra, saat ini siswa jebolan PT. Petro Tekno 65 persen sudah bekerja diluar Papua, dari jumlah 65 persen tersebut, 2 orang diantaranya bekerja di Malasya dan sisanya tersebar diberbagai perusahaan di Indonesia dan 35 persen bekerja di LNG.

 

Kami sangat bersyukur kata Hendra, karena semua lulusan PT. Petro Tekno tipe 1 bisa menjadi agen perubahan. Perubahan dalam mengubah persepsi industri dalam hal kemampuan dan etika kerja anak-anak Papua.

 

Dan saat ini anak-anak Papua yang sudah bekerja diberbagi perusahaan, memiliki Skill, semangat kerja yang tinggi bahkan dapat memberikan contoh yang baik ditempat kerjanya.

 

Olehnya itu, melalui kerjasama ini kami menargetkan untuk melakukan hal yang sama di Kabupaten Sorong, meskipun berbeda bidang. Tetapi pada intinya program yang akan kita laksanakan didaerah ini bisa tepat sasaran serta berguna bagi para generasi daerah ini.

 

Ditambahkan Hendra, pola yang akan digunakan nantinya  tentu, melalui koordinasi dengan Pemerintah setempat,  stakeholder terkait serta pihak perusahaan. Dan harus disesuaikan  dengan kebutuhan industri yang ada disini.

 

Karena kalau tidak dimulai dari industri, dan kita hanya mengedukasi secara terus menerus, maka ketika lulus nanti para generasi muda kita akan kesulitan mencari pekerjaan sesuai bidang yang ditekuninya. Pungkas Hendra. Red

 

 

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.